MAKALAH
ETIKA BISNIS
Kasus Korupsi Dana Pembangunan Wisma Atlet




NAMA            : YULANDA SITI AMINAH
KELAS           : 4EA32
NPM               : 19213558








BAB I
LATAR BELAKANG
Pembangunan wisma atlet untuk SEA Games 2011 di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan diwarnai kasus suap dari direksi PT Duta Graha Indah yang memenangkan tender proyek. Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Wafid Muharram resmi dijadikan tersangka karena pengusutan KPK yang mendapati uang Rp 3,2 miliar dan uang ribuan dollar. Wafid Muharram tidak hanya mendapatkan dana talangan dari petinggi PT Duta Graha Indah, Mohamad El Idris, yang juga menjadi tersangka dalam kasus itu. Tetapi juga pengusaha-pengusaha lain yang turut memberi dana talangan untuk pelaksanaan SEA Games kepada Sekretaris Kemenpora itu.
Salah satu tersangka lain dalam kasus ini, Mindo Rosaline Manullang, mengungkapkan, Wafid pernah meminta bantuannya untuk mencarikan dana. Wafid, menurut Rosa, membutuhkan dana talangan untuk operasional SEA Games ke-26 yang akan berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan. Dalam penangkapan ketiganya, pada Kamis (21/4) lalu, penyidik KPK menyita tiga cek senilai Rp 3,2 miliar yang diduga sebagai uang suap. Wisma atlet yang dibangun di area kompleks olahraga Jaka Baring, Pelembang, itu dipastikan menghabiskan dana Rp 200 miliar.
RUMUSAN MASALAH
1.      Siapa saja yang terlibat dalam kasus penyuapan dana pembangunan wisma atlet?
2.      Apa saja penyebab dalam kasus penyuapan dana tersebut?
3.      Apa saja akibat dari kasus wisma atlet ?
4.      Bagaimana upaya yang dilakukan untuk pengusutan dalam kasus tersebut?
5.      Mengapa dalam kasus tersebut terkesan KPK sulit atau lambat untuk mengungkap?
TUJUAN
1.      Mengetahui  siapa saja yang terlibat dalam penyuapan dana pembangunan wisma atlet.
2.      Mengetahui penyebab terjadinya kasus penyuapan dana pembangunan wisma atlet.
3.      Mengetahui akibat dari kasus penyuapan dana wisma atlet.
4.      Mengetahui upaya-upaya KPK dalam pengusutan penyuapan dana kasus tersebut.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Yang Terlibat dalam Kasus tersebut
ü  Wafid Muharram (Tersangka) Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora)
ü  Mohammad El Idris (Tersangka) Manager Marketing PT Duta Graha Indah
ü  Mindo Rosalina Manulang (Tersangka) Marketing PT Anak Negeri
ü  Muhammad Nazarudin ( Tersangka) Mantan bendahara umum Partai Demokrat
ü  Wayan Koster, Angelina Sondakh dan Mirwan Amir
Muhammad Nazarudin menyebutkan bahwa politisi Angelina Sondakh, Mirwan Amir dan Wayan Koster adalah orang yang mengatur pembagian uang di DPR, hal tersebut pun baru saya ketahui pada saat diperiksa di TPF (Tim Pencari Fakta).
ü  Anas Urbaningrum Ketua Umum partai Demokrat
ü  Andi Mallarangeng
ü  M. Nasir

B.     Penyebab dari Kasus tersebut
Penangkapan Sekretaris Menpora, Wafid Muharram dan dua tersangka lainnya dalam kasus dugaan korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang ternyata berawal dari penyadapan yang dilakukan KPK terhadap percakapan telepon antara Direktur Utama PT Duta Graha Indah (PT DGI) Dudung Purwadi dan tersangka Manager Marketing PT DGI, Mohammad El Idris. Dalam rekaman penyadapan terjadi pembicaraan terkait adanya pemberian ke Kemenpora dan Senayan. Selain itu, katanya, dalam pembicaraan juga ada soal kontrak. Mereka melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) apa ada proyek Rp191M.
Dari pulbaket itulah akhirnya diketahui peranan Seskemenpora Wafid Muharram. Sehingga begitu mendapat informasi akan adanya pertemuan di kantor Kemenpora, ia bersama penyidik lainnya menuju lokasi dan menangkap mantan Direktur Marketing PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manullang, Manager Marketing PT DGI Muhammad El Idris dan Seskemenpora Wafid Muharam.


C.     Akibat dari Kasus tersebut
sejumlah penyumbang untuk proyek pembangunan Wisma Atlet di Palembang, Sumatera Selatan, mengurungkan niat mereka menggelontorkan dana untuk wisma atlet. Hal ini, kata Alex, akibat dari ekspose media massa yang luar biasa terhadap kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet untuk SEA Games ke XXVI. Selain itu keterlambatan penyelesaian pembangunan gedung Wisma Atlit.

D.    Upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh KPK
Menemukan keganjalan mengenai dana pembangunan Wisma atlit yang kini sudah ada 4 tersangka didalam kasus tersebut. Penyidik KPK mendapati cek uang 3,2 M dan uang dollar yang kemudian diusut terus. Kini KPK terus berusaha mengusut kembali siapa saja yang termasuk dalam kasus penyuapan Wisma Atlit.

E.     Alasan Kasus yang Tak Kunjung Selesai
Begitu banyaknya politisi yang terseret namanya. Para tersangka menyebut beberapa nama yang terus diselediki apa memang ada keterkaitannya atau itu hanya strategi para tersangka.


BAB III
KESIMPULAN
Maraknya dugaan korupsi terhadap dana proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menandakan pengelolaan negeri ini semakin sakit parah. Butuh obat dosis tinggi untuk menyembuhkannya, atau paling tidak menekan penyebaran virusnya agar tidak terus menggerogoti lembaga penyelenggara negara.
Meski upaya ini cukup sulit lantaran korupsi sudah menjalar sampai ke daerah, tetapi publik perlu diyakinkan bahwa uang negara yang dikumpul dari rakyat melalui pajak dan berbagai penghasilan negara yang lain, bisa digunakan untuk membangun negeri ini. Mafia anggaran yang sebetulnya sudah lama terjadi, terungkap jelas sejak Nazaruddin bernyanyi. Mantan Bendahara Partai Demokrat itu menguak tabir mafia anggaran, sehingga butuh keberanian, integritas, dan profesionalitas yang tinggi untuk mengusutnya, karena pelakonnya bukan hanya dari kalangan legislatif, tetapi juga pengusaha dan esksekutif.
Kasus Wisma Atlet adalah kasus politik yang paling menyita perhatian masyarakat. Pasalnya KPK juga kesulitan mengusut kejadian tersebut. Disamping itu orang yang kini ditetapkan menjadi tersangka Muhammad Nazarudin, pernah pergi ke luar negeri dan tak kunjung mau pulang sebelum Anas Urbaningrum ketua umum partai demokrat juga diperiksa. Dari berbagai media Nazarudin menyatakan ketidaksediaannya untuk pulang ke Indonesia padahal saksi utama saat itu adalah Nazarudin. Saat pulang ke Indonesiapun Nazarudin dikawal dan dihadirkan sebagai saksi untuk tersangka lainnya.

Kini mulai ada titik terang meskipun belum semuanya dan masih berlanjut hingga Menpora Andi Malarangeng akan diperiksa Senin esok. Kejadian Wisma Atlet merugikan keuangan negara disamping karena mengurangi kepercayaan para penyumbang untuk Sea Games tapi Sea Games juga diminta oleh masyarakat untuk ditunda.

Contoh Soal Matakuliah Ekonomi Internasional

Nama  : Yulanda Siti Aminah
Kelas   : 4EA32
Npm    : 19213558
1.     Sebutkan 4 Perbedaan Hubungan ekonomi antar negara dengan hubungan ekonomi antar daerah !
Jawab :
Hubungan Ekonomi Antar Negara :
ü  Kerja Sama Bilateral
ü  Kerja Sama Ekonomi Regional
ü  Kerja Sama Ekonomi Multilateral
ü  Kerja Sama Ekonomi Antarregional

2.    Sebutkan Faktor-faktor yang mendorong percepatan hubungan ekonomi internasional antara Indonesia dengan negara lain !
Jawab :
ü  Terbatasnya Kemampuan Negara dalam Memproduksi Barang dan Jasa
ü  Perbedaan Sumber Daya Alam, Iklim, dan Sosial Budaya
ü  Tuntutan Era Globalisasi
ü  Keinginan Membuka Kerja Sama, Hubungan Politik
ü  Keinginan Memperoleh Keuntungan dan Meningkatkan Pendapatan Negara

3.     Apa saja peranan perdagangan internasional bagi Indonesia ?
Jawab :
ü  Meningkatkan Cadangan Valuta Asing (Devisa Negara)
ü  Pertumbuhan Output di Dalam Negeri dan Peningkatan Pendapatan Nasional
ü  Realokasi Sumber Daya Produksi, Diversifikasi Output, dan Internal Returns To Scale dari Perusahaan yang Mengekspor
ü  Dapat Mencukupi Kebutuhan Akan Barang-Barang dan Jasa yang Tidak Diproduksi di Dalam Negeri

4.     Apa yang anda ketahui tentang kawasan perdagangan bebas ?
Jawab :
ialah suatu jalur lalu-lintas perdagangan antar Negara-negara diseluruh dunia yang melakukan perdagangan tanpa adanya suatu hambatan apapun seperti pajak ekspor dan impor.


5.     Menurut anda, apakah perdagangan bebas (free trade) dapat membuat kesejahteraan dunia menjadi maksimum ?
Jawab :
Tidak bagi Negara berkembang, karena Negara-negara berkembang biasanya sulit bersaing untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas dengan negara-negara yang lebih maju. Selain itu negara-negara berkembang juga kesulitan dalam masalah persaingan harga. Padahal perdagangan bebas harusnya dapat meningkatkan daya saing tiap-tiap negara. Hal ini terlihat seperti tidak adanya kesiapan dari negara-negara berkembang dalam rangka menghadapi tren pasar bebas. Oleh karena itu kesejahteraan sebagian besar menghinggapi Negara maju dan tidak dinegara berkembang.

6.     Jelaskan dampak yang terjadi bagi produsen di negara berpenghasilan rendah atau menengah bawah tetapi mempunyai tingkat pertumbuhan yang tinggi ?
Jawab :
ü  Pada umumnya tingkat pendapatan nasional negara-negara berkembang rendah dan laju pertumbuhan ekonominya juga lambat. Hal ini mengakibatkan masalah kemiskinan yang hamper merata disetiap negara sedang berkembang.
ü  Pendapatan per kapita negara-negara berkembang masih rendah dan laju pertumbuhannya juga sangat lambat bahkan ada yang mengalami stagnasi.
ü  Distribusi pendapatan sangat timpang, 20% persen penduduk yang paling kaya menerima lima hingga sepuluh kali lipat pendapatan yang diterima oleh 40% golongan masyarakat yang paling miskin.
ü  Mayoritas penduduk di negara berkembang harus hidup dibawah tekanan kemiskinan absolute.
ü  Sebagian besar penduduk dinegara berkembang serta kurikulumnya masih kurang relevan dan kurang memadai dan tingkat melek huruf juga masih sangat rendah.

7.     Sebutkan dampak positif dan negatif dari adanya perdagangan bebas !
Jawab :
Dampak Positif :
ü  Memperluas lapangan kerja dan memperbesar peluang kerja bagi masyarakat
ü  Untuk menambah Modal atau pendapatan dalam kebutuhan ekonomi
ü  Pengusaha atau perusahaan dalam negeri indonesia akan mendapat dorongan secara tidak langsung untuk meningkatkan produknya agar dapat bersaing dengan produk-produk luar negeri
ü  Hadirnya berbagai produk luar negeri di indonesia akan memberikan inspirasi bagi produsen-produsen di      indonesia untuk menciptakan inovasi dalam produk-produknya
ü  Membuka kesempatan kerjasama antar negara yang luas dalam bidang ekonomi


Dampak Negatif :
ü  Barang-barang produksi dalam negeri terganggu karena masuknya barang luar negeri yang dijual lebih murah yang menyebabkan industri dalam negeri mengalami kerugian yang besar
ü  Munculnya ketergantungan dengan negara maju
ü  Terjadinya persaingan yang tidak sehat,karena pengaruh perdagangan bebas
ü  Bila tidak mampu bersaing,maka pertumbuhan ekonomi negara akan mengalami kemunduran dan menyebabkan angka pengangguran meningkat

8.     Berikan alasan menurut kamu sendiri , apa yang akan terjadi dan dampaknya bagi perekonomian Indonesia apabila investor-investor yang ada di Indonesia , keluar dari Indonesia ??
Jawab :
Jika para investor keluar dari Indonesia maka akan semakin banyak lagi pengangguran yang ada di Indonesia karena dengan adanya investor asing yang membuat usaha diindonesia akan meresap tenaga kerja yang berasal dari Indonesia. Selain itu dampak yang lain yang ditimbulkan adalah berkurangnya pendapatan Negara di sektor perpajakan, karena pendapatan pajak terbesar Indonesia diperoleh dari adanya pembayaran pajak  usaha asing yang berdiri di Indonesia.
PERSPEKTIF ETIKA BISNIS DALAM AJARAN ISLAM DAN BARAT, ETIKA PROFESI









Dosen             : Tantyo Setyowati
Kelas               : 4EA32          
Nama Anggota :
1.     Alfajrul Fuad                           (10213636)
2.     Ika Trisnamia Widiati            (13212579)
3.     Ilman Satria                            (13211510)
4.     Yulanda Siti Aminah              (19213558)
5.     Vonny Verawati Gumulio      (19213182)





UNIVERSITAS GUNADARMA

2016
BENCANA ALAM KEBAKARAN HUTAN


Kebakaran hutan adalah kebakaran yang terjadi di alam liar atau dikawasan hutan, baik dalam skala kecil maupun besar yang dapat merusak sumber daya alam dan dapat memusnahkan perumahan penduduk disekitarnya. Kebakaran hutan dapat terjadi karena faktor alami dan faktor manusia.
Kebakaran hutan yang terjadi akibat faktor alam, biasanya diakibatkan dari percikan api kecil pada musim kemarau yang membakar ranting atau dedaunan yang keringdan kemudian merambat dan melahap apa saja dengan mengikuti arah angin.biasanya kebakaran ini terjadi di daerah yang mengandung bara dan jarang terjadi di Indonesia karena hutan di Indonesia termasuk jenis hutan tropis.
Kebakaran hutan yang terjadi akibat dari faktor manusia, bisaanya terjadi karena hutan tersebut sengaja dibakar oleh manusia untuk tujuan membersihkan atau membuka lahan baik untuk kepantingan pertanian, perkebunan maupun pemukiman.
Dampak yang dihasilkan dari kebakaran hutan sangatlah banya sekali. Diantaranya adalah :
ü  Menyebarkan gas karbon dioksida ke atmosfer yang kemudian akan menyebabkan terjadinya pemanasan global dan efek rumah kaca
ü  Rusaknya habitat tempat tinggal hewan dan tumbuhan
ü  Terbunuhnya satwa liar, musnahnya tumbuhan, termasuk hewan dan tumbuhan langka, yang terjebak dalam  kobaran api atau teracuni asap beracun
ü  Menyebabkan banjir pada musim hujan yang menyebabkan kekeringan pada musim kemarau
ü  Menyebabkan kelaparan masyarakat pedalaman karena sumber kehidupanya telah musnah
ü  Kekeringan yang terjadi akan membuat terhentinya pembangkit listrik ( PLTA ) pada musim kemarau
ü  Musnahnya bahan baku industri perkayuan yang kemudian membuat hilangnya lahan pekerjaan bagi banyak orang.

Hampir setiap tahun Indonesia mengalami peristiwa kebakaran hutan, banyak diantaranya terjadi karena kecerobohan manusia, misalnya lupa mematikan api diperkemahan. Hal kecil tersebut dapat mengakibatkan kerugian yang besar, bahkan dapat membahayakan jiwa manusia. Untuk itu perhatikan cara – cara pencegahan kebakaran hutan berikut ini :
ü  Mencegah perusakan hutan dengan tidak melakukan penebangan secara berlebihan
ü  Tidak melakukan pembakaran dihutandengan tujuan pembukaan lahan
ü  Mematikan api unggun setelah berkemah
ü  Tidak membuang benda – benda yang dapat memercikan api kedalam hutan
ü  Bila hutan dalam keadaan kering, lakukanlah usaha reboisasi atau penanaman hutan kembali
Kebakaran hutan bias kita cegah terjadinya, namun jika kebakaran tetap terjadi, kita harus siap dengan langkah – langkah penanggulanganya. Berikut adalah hal – hal yang harus kita lakukan jika kebakaran hutan terjadi didekat kita
ü  Tidak boleh panik
ü  Basahilah telunjuk kalian dan acungkan untuk mengetahui arah mata angin
ü  Kumpulkan kerabat dan keluarga kalian
ü  Mintalah orang tua kalian untuk menyiapkan sepatu yang bukan terbuat dari karet dan celana panjang dari bahan yang cukup tebal
ü  Apabila selimut, sprai tebal, atau kain sarung berlapis – lapis dan tutuplah sekujur tubuh kalian kecuali mata
ü  Siramlah air sebanyak – banyaknya sehingga selimut, sprai, sarung, dan tubuh kalian menjadi basah kuyub
ü  Teroboslah api sambil berlari mengikuti arah mata angin sampai ketempat yang benar – benar aman, jangan lari melawan arah mata angin





SOFTSKILL BAHASA INDONESIA

Sumber : Koran Kompas 16 januari 2016

Paragraph 1
ü  Paragraf Deduktif ( Walikota bandung Ridwan kamil mengibaratkan birokrasi pemerintahan yang dipimpinya sebagai tim sepak bola )
ü  Cara penyajian data dengan Cara ( Kesaksian )

Paragraph 2
ü  Paragraf Induktif ( sama seperti tim sepak bila yang butuh pergantian pemain dan penyesuaian strategi, pergantian di beberapa posisi juga lumrah dalam birokrasi )
ü  Cara penyajian data dengan cara ( Kesaksian )

Paragraph 3
ü  Paragraf Deduktif ( Ridwan mengaku perlu merotasi pimpinan di pemerintahanya untuk mempercepat program kerja yang ditargetkan )
ü  Cara penyajian data dengan cara ( Kesaksian )

Paragraph 4
ü  Paragraf Deduktif ( ridwan meminta bawhanya tidak menanggapi rotasi dengan kebahagiaan dan kekecewaan )
ü  Cara penyajian data dengan cara ( Kesaksian )

Paragraph 5
ü  Paragraf Deduktif ( ridwan juga berpesan pentingnya kekompakan )
ü  Cara penyajian data dengan cara ( Kesaksian )


MAKALAH SOFTSKILL PERILAKU KONSUMEN
“PENGARUH KEBUDAYAAN TERHADAP PEMBELIAN & KONSUMSI”

gunadarma.jpeg
Disusun oleh :
Nama                    : YULANDA SITI AMINAH
Kelas           : 3EA32
NPM           : 19213558


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN
2015
Kebudayaan dalam bahasa Inggris disebut culture. Kata tersebut sebenarnya berasal dari bahasa Latin = colere yang berarti pemeliharaan, pengelolaan tanah menjadi tanah pertanian. Sedangkan kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu kata buddayah. Kata budayyah berasal dari kata budhi atau akal. manusia memiliki unsur-unsur potensi budaya yaitu pikiran (cipta), rasa dan kehendak (karsa). Hasil ketiga potensi budaya itulah yang disebut kebudayaan.
        Dari uraian diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Kebudayaan itu hanya dimiliki oleh masyarakat manusia
2. Kebudayaan itu tidak diturunkan secara biologis melainkan diperoleh melalui proses belajar
3. Kebudayaan itu didapat, didukung dan diteruskan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
        Menurut Selo Soedmardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya,rasa, dan cipta masyarkat. Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedagkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial,religi, seni, dll, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
KEBUDAYAAN SEBAGAI TEMPAT SEORANG INDIVIDU MENEMUKAN NILAI-NILAI YANG DIANUTNYA.
       Individu tidak lahir dengan membawa nilai-nilai (values). Nilai-nilai ini diperoleh dan berkembang melalui informasi, lingkungan keluarga, serta budaya sepanjang perjalanan hidupnya. Mereka belajar dari keseharian dan menetukan tentang nilai-nilai mana yang benar dan mana yang salah. Untuk memahami perbedaan nilai-nilai kehidupan ini sangat tergantung pada situasi dan kondisi dimana mereka tumbuh dan berkembang. Nilai-nilai tersebut diambil dengan berbagai cara antara lain :
1. Model atau contoh - dimana individu belajar tentang nilai-nilai yang baik atau yang buruk melalui observasi perilaku keluarga, sahabat, teman sejawat dan masyarakat lingkungannya dimana ia bergaul.
2. Moralitas - diperoleh dari keluarga, ajaran agama, sekolah dan institusi tempatnya bekerja dan memberikan ruang dan waktu atau kesempatan kepada individu untuk mempertimbangkan nilai-nilai yang berbeda.
3. Sesuka hati adalah proses dimana adaptasi nilai-nilai kurang terarah dan sangat tergantung kepada nilai-nilai yang ada didalam diri seseorang dan memilih serta mengembangkan sistem nilai-nilai tersebut menurut kemauan mereka sendiri. Hal ini lebih sering disebabkan karena kurangnya pendekatan, atau tidak adanya bimbingan atau pembinaan sehingga dapat menimbulkan kebingungan, dan konflik internal bagi individu tersebut.
4. Penghargaan dan Sanksi : Perlakuan yang biasa diterima seperti : mendapatkan penghargaan bila menunjukan perilaku yang baik, dan sebaliknya akan mendapatkan sanksi atau hukuman bila menunjukan perilaku yang tidak baik.
5. Tanggung jawab untuk memilih - adanya dorongan internal untuk menggali nilai-nilai tertentu dan mempertimbangkan konsekuensinya untuk diadaptasi. Disamping itu, adanya dukungan dan bimbingan dari seseorang akan menyempurnakan perkembangan sistem nilai dirinya sendiri.
PENGARUH KEBUDAYAAN TERHADAP PERILAKU KONSUMEN
     
       Pengertian perilaku konsumen menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan menkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan.
Model Perilaku Konsumen
1. Faktor Budaya
    Faktor budaya memberikan pengaruh paling luas dan dalam pada perilaku konsumen. Pengiklan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya, subbudaya dan kelas sosial pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang. Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis : kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, area geografis.
    Kelas-kelas sosial adalah masyarakat yang relatif permanen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat, yang tersusun secara hierarki dan keanggotaanya mempunyai nilai, minat dan perilaku yang serupa. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal, seperti pendapatan, tetapi diukur dari kombinasi pendapatan, pekerjaan, pendidikan, kekayaan dan variabel lain.
2. Pengaruh Budaya Yang Tidak Disadari
    Dengan adanya kebudayaan, perilaku konsumen mengalami perubahan. Dengan memahami beberapa bentuk budaya dari masyarakat, dapat membantu pemasar dalam memprediksi penerimaan konsumen terhadap suatu produk. Pengaruh budaya dapat mempengaruhi masyarakat secara tidak sadar.
3. Pengaruh Budaya dapat Memuaskan Kebutuhan
    Budaya yang ada di masyarakat dapat memuaskan kebutuhan masyarakat. Budaya dalam suatu produk yang memberikan petunjuk, dan pedoman dalam menyelesaikan masalah dengan menyediakan metode "Coba dan Buktikan" dalam memuaskan kebutuhan fisiologis, personal dan sosial.
4. Pengaruh Budaya Dapat Dipelajari
    Budaya dapat dipelajari sejak seseorang sewaktu masih kecil, yang memungkinkan seseorang mulai mendapat nilai-nilai kepercayaan dan kebiasaan dari lingkungan yang kemudian membentuk kepribadian seseorang. Berbagai macam cara budaya dapat dipelajari. Seperti yang diketahui secara umum yaitu misalnya ketika orang dewasa dan rekannya yang lebih tua mengajari anggota keluarganya yang lebih muda mengenai cara berperilaku. Begitu juga dalam dunia industri, perusahaan periklanan cenderung memilih cara pembelajaran secara informal dengan memberikan model untuk ditiru masyarakat. Iklan tidak hanya mampu mempengaruhi persepsi sesaat konsumen mengenai keuntungan dari suatu produk, namun dapat juga mempengaruhi persepsi generasi mendatang mengenai keuntungan yang akan didapat dari suatu kategori produk tertentu.
5. Pengaruh Budaya yang Berupa Tradisi
    Tradisi adalah aktivitas yang bersifat simbolis yang merupakan serangkaian langkah-langkah (berbagai perilaku) yang uncul dalam rangkaian yang pasti dan terjadi berulang-ulang. Hal yang penting dari tradisi ini untuk para pemasar adalah fakta bahwa tradisi cenderung masih berpengaruh terhadap masyarakat yang menganutnya. Misalnya yaitu, natal, yang selalu berhubungan dengan pohon cemara. Dan untuk tradistradisi misalnya pernikahan, akan membutuhkan perhiasan-perhiasan sebagai perlengkapan acara tersebut.
DAMPAK NILAI-NILAI INTI TERHADAP PEMASAR
1. Kebutuhan
    Konsep dasar yang melandasi pemasaran adalah kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia adalah pernyataan dari rasa kehilangan, dan manusia mempunyai banyak kebutuhan yang kompleks. Semua kebutuhan berasal dari masyarakat konsumen, bila tidak puas, konsumen akan mencari produk atau jasa yang dapat memuaskan kebutuhan tersebut.
2. Keinginan
    Keinginan digambarkan dalam bentuk objek yang akan memuaskan kebutuhan mereka atau keinginan adalah hasrat akan penawar kebutuhan yang spesifik. Masyarakat yang semakin berkembang, keinginannya juga semakin luas, tetapi ada keterbatasan dana, waktu, tenaga dan ruang, sehingga dibutuhkan perusahaan yang bisa memuaskan keinginan sekaligus memenuhi kebutuhan manusia dengan menebus keterbatasan tersebut, paling tidak meminimalisasi keterbatasan sumber daya.
3. Permintaan
    Dengan keinginan dan kebutuhan serta keterbatasan sumber daya tersebut, akhirnya manusia menciptakan permintaan akan produk atau jasa dengan manfaat yang paling memuaskan. sehingga muncullah istilah permintaan, yaitu keinginan manusia akan produk spesifik yang didukung oleh kemampuan dan ketersediaan untuk membelinya.
VARIASI NILAI PERUBAHAN DALAM NILAI BUDAYA TERHADAP PEMBELIAN DAN KONSUMSI

       Nilai budaya memberikan dampak yang lebih pada perilaku konsumen dimana dalam hal ini dimasukkan ke dalam kategori-kategori umum yaitu berupa orientasi nilai-nilai lainnya yaitu merefleksi gambaran masyarakat dari hubungan yang tepat anatar individu dan kelompok dalam masyarakat. Hubungan ini mempunyai pengaruh yang utama dalam praktek pemasaran. sebagai contoh, jika masyarakat menilai aktifitas kolektif, konsumen akan melihat ke arah lain pada pedoman dalam keputusan pembelanjaan dan tidak akan merespon keuntungan pada seruan promosi untuk "menjadi seorang individual". Dan begitu juga pada budaya yang individualistik. Sifat dasar dari nilai yang terkait ini termasuk individual/kolektif, kaum muda/tua, meluas/batas keluarga, maskulin/feminim, persaingan/kerjasama dan perbedaan/keseragaman.